Seperti hal nya anak pada umunya, anak yatim juga memiliki kebutuhan pendidikan. Biasanya dapat berupa kebutuhan tunai biaya pendidikan, dan kebutuhan peralatan sekolah pada awal tahun ajaran baru. Hanya saja jika anak pada umumnya menggantungkan kebutuhan itu kepada orang tua nya amsing-masing, maka anak-anak yatim ini akan bergantung pada tangan-tangan mulia anda semua.
Betul…anda semua para Ayah, Bunda, para Dermawan, Penyayang, dan Pemerhati Yatim Dhu’afa yang dimuliakan Allah Ta’ala.
Jazaakumullaahu Khair
#ayobantusekolahanakyatim
#sedekahbiayasekolah
#sedekahduluterusdanlagi
#sedekahberkahdarirumah
#sedekahdikalaluangdansempit
#sedekahanakyatim
Rekening Bank BRI 4137 01 008008 53 0 a/n Siti Khodijah Al Zahroh
Sedekah merupakan amalan sunah yang sangat umum di kalangan umat Islam. Apalagi filaksanakan di Bulan Ramadhan. Sebagaimana diriwayatkan Imam Bukhari, kala Ramadhan, Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam lebih dermawan dalam kebaikan daripada angin yang berhembus.
Bahkan, dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad ada tambahan, “Dan beliau tidak pernah dimintai sesuatu kecuali memberikannya.” Artinya, Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam adalah ahli sedekah.
Dan, jika kita perhatikan, ternyata di dalam Alquran, Allah Ta’ala berulang kali memberikan penekanan khusus terkait amal yang bisa memberikan kebahagiaan pada sesama ini.
“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, lalu ia berkata, Ya Rabbku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)-ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” (QS 63;10).
Namun tentu akan menjadi sebuah ironi jika keagungan sedekah di bulan Ramadhan terkesan mengecilkan keagungan bersedekah di bulan-bulan lainnya, karena hakekatnya bersedekah pun tetap ibadah yang agung walaupun dilaksanakan di 335 hari lainnya selain 30 hari di bulan Ramadhan.
Ayah, Bunda, para Dermawan, Penyayang, dan Pemerhati Yatim Dhu’afa yang dimuliakan Allah Ta’ala.
Bulan Ramadhan yang Agung telaheninggalkan kita, membawa segudang pahala berlipat tak terhingga dari Allah Ta’ala sebagai balasan atas kebaikan kita. Maka atas itu Panti Asuhan Anak Yatim Siti Khodijah Al Zahroh kembali memohon uluran tangan agar kiranya Kegiatan Santunan dan Bantuan Permakanan untuk Anak Yatim Dhu’afa beserta keluarganya dapat terus tersampaikan.
Ditengah ujian Allah Ta’ala berupa pandemi ini semoga kita senantiasa diberi kesehatan kesabaran dan semangat untuk menjalankan hidup, berbagi semangat untuk menjadi hamba yang baik.
Begitulah pula harapan kami juga terhadap salah satu alumni Panti Asuhan Anak Yatim Siti Khodijah Al Zahroh yang bernama Uu Umar yang kini dengan semangatnya, dia berbakti pada orang tua dan menjalani hidup di tengah cobaan yang membuat dunia kalut.
Umar adalah remaja biasa seperti umumnya namun kami memandangnya berbeda, lagi-lagi karena semangat hidupnya sehingga kami memandangnya lebih istimewa dari remaja seusianya, remaja yang penuh semangat kebaikan.
Adalah Umar yang menemani Aldi dahulu di awal-awal berdirinya Panti Asuhan Anak ini. Datang diantar keluarganya dari Bantarujeng Kabupaten Majalengka. Umar kecil adalah sosok anak yatim yang lincah, ceria dan penurut. Terkenang sudah bahwa Umar kecil adalah sosok yang mudah untuk mendapat perhatian, lagi-lagi karena perangainya yang tak banyak basa basi untuk melaksanakan apa yg diperintahkan pengasuh dan pengurus Panti Asuhan Anak Yatim ini.
Umar remaja juga yang menjadi andalan Panti Asuhan Ini dalam segala hal. Hal-hal yang berkaitan dengan pengasuhan, pembinaan, dan bahkan pemeliharaan sarana dan prasarana menjadi lahapan Umar sehari-hari.
Umar remaja bersosok tinggi kekar, tegap, namun murah budi. Diam-diam dia juga seorang atlet basket di almamaternya, namun juga hafalan AlQuran nya tak pernah tertinggal.
Sekitar setahun lalu Uu kami lepaskan untuk menggapai cita-citanya. Tertambah karena prestasi dan kegesitannya, sudah ada perusahaan sangat ingin merekrutnya hingga datang kepada pengurus Panti Asuhan khusus meminangnya untuk dijadikan karyawan.
Dia sangat dekat dengan adik-adiknya di asrama panti, bahkan terkadang dia menjadi leader yang menggiring adik-adiknya untuk belajar dan beribadah lebih baik.
Sekitar setahun lalu Uu kami lepaskan untuk menggapai cita-citanya. Tertambah karena prestasi dan kegesitannya, sudah ada perusahaan sangat ingin merekrutnya hingga datang kepada pengurus Panti Asuhan khusus meminangnya untuk dijadikan karyawan.
Sesekali dia berkabar kepada kami tentang progres dan suasana dunia kerja, Masyaa Allah…sungguh kami sudah dibuat bangga.
Atas itu wajar kiranya kami menghaturkan banyak terima kasih kepada Ayah Bunda, Para Dermawan, Hamba Allah Ta’ala, Penyayang dan Pemerhati Anak Yatim sekalian, yang telah ikut serta mengatarkan Uu Umar menjadi manusia yang berguna. Sungguh tanpa perhatian dan uluran tangan anda sekalian, sosok Uu Umar tidak akan membaggakan seperti ini.
Masih ada 31 anak yatim di Panti Asuhan Anak Yatim Siti Khodijah Al Zahroh ini yang kami harap akan tercetak seperti Uu Umar, Anwarudin Abdullah, Aldi Kusnadi, yang tak akan pernah bisa lepas dari perhatian dan bantuan Ayah Bunda, Para Dermawan, Hamba Allah Ta’ala, Penyayang dan Pemerhati Anak Yatim sekalian.
Hidup ini memang selalu dinamis, terkadang di bawah,terkadang di atas, sewaktu-waktu kita susah tapi kita juga pernah melewati masa senang.
Sebagaimana kisah salah satu klien kami Aldi Kusnadi, yang kini menjadi salah satu pengurus Panti Asuhan Siti Khodijah Al Zahroh yang mengabdikan diri untuk menolong sesama.
Ya kami akan memperkenalkan salah seorang dari puluhan anak yang Ayah Bunda, Para Dermawan, Penyayang dan Pemerhati Anak Yatim, Hamba Allah Yang Berhati Mulia telah berikan bantuan selama di Panti Asuhan Anak Yatim Siti Khodijah Al Zahroh ini.
Ramaja yang tegap, gagah berwajah teduh dan penuh semangat, seorang yang mejadi motor penggerak program pembinaan di Panti Asuhan ini, pun menjadi motor penggerak Progam Pengasuhan adik-adiknya.
Aldi adalah salah seorang senior yang bersahaja dan tak pernah menyombongkan diri di mata adik-adiknya, seorang kakak yang baik bagi adik-adiknya, yang tekun mengajarkan kitab mulia(Al Quran) pada adik-adiknya, yang ikhlas memeluk dan menerima takdir sebagai anak yatim.
seorang anak yatim dengan banyak saudara, yang rela meninggalkan rumah di Bantarujeg Kabupaten Majalengka demi meringankan ibunya dan bertafaquh fiddiin, demi menyongsong masa depan yang penuh dengan sinar kebahagian dunia dan akhirat.
Tujuh tahun berlalu berarti selama itulah dia telah berkorban, selama itulah dia mengabdi selama itulah dia menyusuri jalan hidup.
Aldi adalah salah satu dari dua orang penghuni asrama Panti Asuhan Anak Yatim Siti Khodijah Al Zahroh di tahun pertama pendiriannya. Dengan keriangan dan semangatnya, dia adalah telah memberi warna pertama di Panti Asuhan ini.
Mari bersama kita rangkul dan temani anak-anak yatim dhu’afa sebagaimana yang telah berhasil kita lakukan pada sosok Aldi Kusnadi.
Aldi merasakan langsung diasuh oleh pendiri Panti Asuhan Siti Khodijah Al Zahroh, Almarhum Ayahanda H.Ahmad Satori Allaahuyarham.
Tidak kami pungkiri kini Aldi adalah salah satu bagian terpenting Panti Asuhan ini, jika saat ini ada yang datang kerumah adik-adiknya mengantar bantuan sembako dan santunan maka dialah oranngnya, kalau ada yang mengajar Tahsin dan Tahfidz AlQuran dengan semangatnya maka Aldi lah orangnya. Aldi pulalah yang mengatur keuangan harian asrama, uang transport sekolah, dan uang saku anak. Bahkan sudah sejak satu tahun yang lalu, lantunan ayat suci yang baik nan merdu, telah mengantarkannya untul menerima tugas sebagai Imam Shalat pada salah satu masjid di Kesambi Kota Cirebon.
Ayah Bunda, Para Dermawan, Penyayang dan Pemerhati Anak Yatim, Hamba Allah Yang Berhati Mulia, terimaksih atas kasih sayang dan uluran tangan anda semua, sungguh anda telah berandil atas pertumbuhan dan dan pekembangan Aldi Kusnadi yang luarbiasa.
Mari kita bersama-sama ciptakan generasi yang penuh inspirasi dan pengabdi negeri seperti Aldi
Mari bersama kita rangkul dan temani anak-anak yatim dhu’afa sebagaimana yang telah berhasil kita lakukan pada sosok Aldi Kusnadi.
Assalamua’alaikum, Warahmatullahi wabarokaatuh. 7 tahun sudah Panti Asuhan Anak Yatim Siti Khodijah Al Zahroh berdiri. Atas itu, Ayah Bunda Hamba Allah Ta’ala, Penyayang dan Pemerhati Anak Yatim yang berhati Mulia, patut rasanya untuk kami memperkenalkan mereka anak-anak yatim dhu’afa asuhan kami kepada ayah bunda, agar jelas sudah siapa yang selama ini anda semua berikan kasih sayang.
Hari ini akan kami perkenalkan satu sosok yang telah 5 tahun menerima kasih sayang dan perhatian Ayah Bunda sekalian, yang kini telah tumbuh menjadi remaja yang mandiri, punya visi dan misi yang mantap serta tekad yang kuat untuk meraih masa depan cemerlang di dunia dan akhirat.
Dia adalah Anwaruddin Abdullah. Anwaruddin Abdullah adalah remaja berumur 19 tahun Yang kini sudah menjadi salah satu pengurus dan pengasuh Panti Asuhan Anak Yatim Siti Khodijah Al Zahroh. Dengan usia semuda itu ia ikut tampil menjalankan program kerja di Panti Asuhan ini, yang notabene jarang sekali usia muda sebayanya di luar sana yang menyibukkan diri ikut andil dalam pendidikan, pengasuhan dan pembinaan Anak yatim dan dhu’afa.
Dulu sebelum kami rekrut dia menjadi anak asuh kami adalah seorang anak yatim tangguh yang senantiasa menemani dan menjaga ibunya, di Desa Bakung Lor Kecamatan Jamblang Kabupaten cirebon.
Saat itu senyumnya begitu cerah terlukis di wajahnya semangat dan hati yang jernih, namun juga tergambar di wajahnya ada batas yang kelak akan menyulitkan mimpinya dan kehidupannya, dia adalah seorang anak yatim, sedangkan ibunya seorang ibu rumah tangga yang banting setir menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja sebagai buruh rotan.
Dengan keadaan seperti itu dari usia sangat belia dia sudah tumbuh menjadi anak yang berpikir kuat dan dewasa.
Oleh karena alasan itu kami bertekad membantu untuk menjadi teman dan sahabat untuk mencari jalan baginya guna berbakti pada ibu yang ia sayangi, menjadi harapan dan tulang punggung keluarga kelak.
Yang ia sadari dari dulu “saya kelak akan menggantikan ayah”, dia mengerti bahwa dengan bermukim di Panti Asuhan ini ada peluang dan kesempatan untuk meringankan beban orang tuanya, ada kesempatan untuk ia mempersiapkan diri menjadi tulang punggung yang layak bagi keluarganya.
Kini ia memilih jalan dengan mengabdi pada negeri dan bangsanya untuk ikut andil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan mengasuh dan mengurus anak yatim di Panti Asuhan Siti Khodijah Al Zahroh.
Anwaruddin Abdullah adalah sosok istimewa dan tumbuh menjadi remaja berakhlaq mulia. Semua itu tentu atas kemuliaan hati dan keringanan tangan Ayah Bunda Hamba Allah Ta’ala Penyanyang dan Pemerhati Anak Yatim sekalian.
Aan (panggilan akrabnya) mengucapkan terima kasih atas kebaikan Ayah Bunda Hamba Allah Ta’ala Penyanyang dan Pemerhati Anak Yatim sekalian. Aan sadar sepenuhnya bahwa dia dapat tumbuh berkembang memilki kesempatan untuk membangun diri melalui pendidikan yang mumpuni tak lepas dari uluran tangan Ayah bunda bunda bertangan baik ia ucapkan bayak terima kasih pada ayah bunda karena ia sadar iya tumbuh dan berkembang atas uluran tangan anda sekalian.
“saya kelak akan menggantikan ayah”
Meski begitu Jalan Aan masih panjang untuk menggapai yang dia cita-citakan. Aan memutuskan untuk menunda melanjutkan pendidikannya dan menunda bekerja untuk karirnya . Aan memutuskan untuk mengabdi di Panti Asuhan Anak Yatim Siti Khodijah Al Zahroh namun tentu tidak untuk selamanya.
Masih banyak tugas mulia di luar sana yang menunggunya.